Hidup Jaya AbadiYayasan Ajukan kolaborasi

Berjalan sejak 2024
Aplikasi RTOnline

Setiap rupiah bisa ditanyakan ke mana perginya.

Warga RT 08 bisa membuka pembukuan lingkungannya sendiri kapan saja — penerimaan, pengeluaran, saldo berjalan, dana abadi, dan rincian penggunaan setiap donasi. Bukan laporan tahunan yang dibagikan sekali setahun.

Yang ditampilkan
di aplikasi

Isi laporan yang terbuka

Angka aktual diperbarui langsung di RTOnline. Berikut jenis informasi yang bisa diperiksa siapa pun yang berkepentingan.

Total penerimaan

Diperbarui berjalan

Total pengeluaran

Diperbarui berjalan

Saldo kas bulan ini

Diperbarui berjalan

Dana abadi

Diperbarui berjalan

Rincian donasi masuk

Per penyumbang

Penggunaan donasi

Per pos belanja

Sistem yang sama juga menampung data kependudukan RT dan membantu validasi penerima bantuan sosial.

Tampilan laporan keuangan pada aplikasi RTOnline
Tampilan arus kas di RTOnline
Tampilan rincian donasi pada aplikasi RTOnline
Rincian donasi dan penggunaannya

Mengapa ini
bukan hal kecil

Bagian yang paling berat, dan paling sering dilewati

Bank sampah bisa ditiru dalam sebulan. Kolam lele bisa dibangun dalam sepekan. Membuka pembukuan kepada warga adalah bagian yang paling sulit — karena ia menuntut pengurus bersedia diperiksa setiap saat. Kami juga tidak memulainya dari hari pertama.

Untuk warga

Iuran menjadi masuk akal ketika penggunaannya terlihat. Partisipasi naik bukan karena diimbau, tapi karena tidak ada yang disembunyikan.

Untuk mitra CSR

Laporan tidak perlu diminta. Penggunaan dana bisa ditelusuri sampai pos belanjanya, kapan pun dibutuhkan untuk audit internal.

Untuk pemerintah

Data warga yang rapi mempercepat validasi bantuan sosial dan mengurangi salah sasaran.

Untuk komunitas peniru

Ini komponen yang kami sarankan dibangun lebih dulu, bukan terakhir. Kepercayaan adalah prasyarat, bukan hasil.

Sumber dana
2023 – 2026

Dari mana dananya

Pertanyaan yang paling sering diajukan, dan yang paling pantas diajukan.

  1. Dana CSR perusahaan

    Sumber terbesar. Diajukan lewat proposal per program, dengan pelaporan penggunaan yang terbuka. Instalasi pengolahan air limbah, misalnya, menelan modal awal sekitar Rp 177 juta.

    Sumber utama

  2. Hasil usaha warga

    Penjualan abon lele, pupuk organik, dan tanaman hias. Sebagian kembali ke warga, sebagian masuk kas lingkungan.

    Berjalan

  3. Bank sampah

    Tabungan warga dari penjualan sampah terpilah mencapai Rp 2,6–3 juta per kepala keluarga dalam 20 bulan.

    Milik warga

  4. Dana pemerintah

    Sampai Agustus 2026 belum ada dana bantuan yang masuk. Dukungan yang diberikan berupa pelatihan tenaga kerja untuk budidaya lele.

    Belum ada

Kebutuhan berjalan

Eco EduFarm belum selesai

Lahan untuk Eco EduFarm sudah dijajaki dan uang muka sudah dibayar. Sisanya belum tertutup. Kami menyebut angkanya di sini karena itu memang caranya pembukuan terbuka bekerja.

Lahan area A

Kebutuhan sekitar Rp 2,1 miliar.

Lahan area E

Kebutuhan sekitar Rp 2,2 miliar.

Status saat ini

Uang muka sudah dibayar. Pendanaan lanjutan masih dicari lewat CSR dan mitra.

Angka disampaikan Ketua RT 08 kepada detikINET, Agustus 2026.